oleh

Gebyar UMKM 2025 Balikpapan Ditutup, DPRD : Ajang Kolaborasi Menuju Ekonomi Tangguh

HABARNUSANTARA, BALIKPAPAN – Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai penutupan Gebyar UMKM 2025 di BSCC Dome Balikpapan pada Kamis, 14 Agustus 2025. Acara yang berlangsung meriah ini menjadi penutup rangkaian perayaan kreativitas dan ketangguhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Balikpapan.

Kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan produk-produk lokal yang beragam, tetapi juga memperlihatkan bagaimana UMKM menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Ketua DPRD Kota Balikpapan, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Anggota Komisi II, Japar Sidik, dan Vera Yulianti, turut hadir memberikan apresiasi.

Mereka menegaskan bahwa keberadaan UMKM adalah pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.

“Pelaku UMKM telah membuktikan bahwa dengan kreativitas dan semangat pantang menyerah, mereka mampu bertahan bahkan di tengah tantangan. Dukungan dari berbagai pihak akan semakin memperkuat peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Balikpapan,” ujar Japar Sidik.

Vera Yulianti menambahkan bahwa DPRD Kota Balikpapan siap mendukung upaya pemberdayaan UMKM melalui kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.

“Kita ingin memastikan bahwa para pelaku UMKM memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan, permodalan, serta pemasaran, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan begitu, UMKM kita bisa naik kelas dan lebih kompetitif,” jelasnya.

Selama penyelenggaraan Gebyar UMKM 2025, berbagai kegiatan pendukung turut digelar, bertujuan untuk memberikan ruang belajar sekaligus memperkuat jejaring antar-pelaku usaha.

Tak hanya pelaku UMKM, masyarakat umum juga merasakan manfaat dari ajang ini. Selain dapat menikmati produk-produk khas Balikpapan, mereka juga terlibat dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang saling mendukung.

Penutupan Gebyar UMKM 2025 juga menjadi simbol bahwa kolaborasi dan inovasi adalah kunci untuk menghadapi persaingan global. Di era digital, UMKM dituntut untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, mulai dari sistem pembayaran digital hingga pemasaran berbasis media sosial.

Melalui ajang ini, semangat gotong royong antar-pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat semakin terasa nyata. Sejalan dengan tema yang diusung, acara ini menjadi pengingat bahwa wirausaha lokal mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Indonesia yang tumbuh, tangguh, dan maju.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *