HABARNUSANTARA, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat dalam mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-IX yang akan digelar pada tahun 2030.
Organisasi induk olahraga Kaltim ini segera membentuk tim panitia khusus untuk memulai proses pendaftaran dan penjaringan calon tuan rumah.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor KONI Kaltim, Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda, hari ini.
“Pendaftaran ini penting untuk segera kita buka. Tujuannya adalah untuk memastikan daerah mana saja yang berminat dan memiliki kelayakan yang memadai untuk menjadi tuan rumah Porprov berikutnya, setelah Kabupaten Paser yang akan menjadi tuan rumah pada tahun 2026,” ujar Rusdiansyah Aras.
Rusdiansyah menambahkan bahwa proses pendaftaran dan penetapan panitia akan menjadi agenda utama dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim.
“Rencananya, tim panitia ini akan kita sepakati dan kita tetapkan secara resmi pada Rakerprov KONI Kaltim yang dijadwalkan tanggal 3 Januari 2026,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rusdiansyah Aras mengungkapkan bahwa sudah ada empat daerah di Kaltim yang secara lisan telah menyatakan minatnya untuk menjadi penyelenggara Porprov 2030.
“Sejauh ini, sudah ada empat daerah yang menyatakan mendaftar, yaitu Balikpapan, Kutai Barat (Kubar), Samarinda, dan Penajam Paser Utara (PPU),” ungkap Rusdiansyah.
Untuk menindaklanjuti minat tersebut, KONI Kaltim akan segera mengambil langkah konkret.
“Kami akan membentuk tim panitia ini nanti dalam rapat pimpinan. Setelah terbentuk, mereka akan menyusun mekanisme pendaftaran, verifikasi, dan penetapan calon tuan rumah,” pungkas Rusdiansyah.
Pembentukan panitia dan pembukaan pendaftaran ini diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi daerah calon tuan rumah untuk mempersiapkan segala kebutuhan infrastruktur dan administrasi.
“Demi suksesnya penyelenggaraan pesta olahraga akbar Kaltim,” pungkasnya.








Komentar