oleh

Kampus jadi Tempat Strategis Lakukan Kampanye Politik, Sasar Pemilih Pemula

Samarinda – Motivasu politik di kalangan pemula, bisa dimulai pada generasi Z. Mulai dari tingkat SMA hingga mahasiswa.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Puji Setyowati, dirinya juga tengah menyoroti kampanye politik di lingkungan kampus.

“Politik harus menjadi bagian dari pemilu pemula, dan kampus menjadi tempat strategis untuk melakukan kampanye politik,” terangnya, Rabu (01/112023).

Puji pun menggarisbawahi peran penting generasi Z dan milenial dalam pemilihan umum. Dengan 49 persen generasi Z dan milenial yang menjadi pemilih potensial.

Ia mendorong para pemuda untuk tidak menjadi pemilih pasif. Ia menekankan pentingnya untuk aktif dalam proses politik, daripada hanya menunggu tindakan pemerintah. Menurutnya, pemerintah harus mendekati pemuda di lingkungan kampus.

Namun, Puji juga menegaskan bahwa kampanye politik di kampus harus berlangsung tanpa membawa atribut atau membawa pemahaman yang merusak suasana demokrasi.

Generasi Z diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam politik yang sering kali keras dan penuh gesekan. Mereka haus akan pemimpin yang baik dan proaktif.

Ia juga mengingatkan bahwa perlu ada undangan resmi dari rektorat atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk kegiatan kampanye politik di kampus.

Hal ini akan membantu memastikan bahwa tidak terjadi kesalahpahaman tentang siapa yang seharusnya hadir dalam kampanye politik.

Ia pun menjunjung tinggi aturan undang-undang dalam proses pemilihan umum, tanpa memberikan celah bagi ketidaksetaraan atau ketidakjelasan.

“Generasi Z harusnya turut aktif berperan dalam menciptakan perubahan positif dalam dunia politik, sambil tetap menghormati tata tertib kampus dan regulasi yang berlaku,” pungkasnya.(adv/dprdkaltim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *