HABARNUSANTARA, SANGASANGA – Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sangasanga, Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar), kini resmi menjadi destinasi baru kebanggaan masyarakat usai diresmikan Wakil Bupati Rendi Solihin, Selasa (27/1/2026).
Peresmian ini juga menandai berdirinya patung monumental Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, atau Bung Karno, yang menghadirkan simbol sejarah sekaligus identitas lokal yang kuat.
Patung Ir. Soekarno ini berdiri gagah dengan tinggi total 12,5 meter, terdiri dari patung perunggu setinggi 8,5 meter dan pedestal 4 meter. Dan, menampilkan Bung Karno dalam posisi berdiri tegak dengan tangan kanan di pinggang, melambangkan ketegasan, serta kewibawaan, dan keteguhan dalam memimpin bangsa.
Material perunggu yang dipilih untuk patung ini menunjukkan keabadian semangat juang Bung Karno yang tidak lekang oleh waktu. Menurut Kepala Dinas PUPR Kukar, Wiyono, proyek monumental ini menggabungkan unsur penghormatan terhadap sejarah nasional dan memperkuat identitas lokal masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim).
“Patung Bung Karno di Sangasanga ini diharapkan menjadi simbol kebanggaan dan semangat kebangsaan, sekaligus potensi ikon wisata sejarah di wilayah ini,” katanya, Kamis (29/1/2026).
Secara komparatif, patung ini menempati posisi strategis di antara patung-patung Bung Karno lainnya di Indonesia, seperti Monumen Soekarno di Bandung, Patung Soekarno di Bandara Soekarno-Hatta, dan Tugu Soekarno di Palangkaraya.
“Patung Sangasanga diproyeksikan menjadi yang terbesar di Provinsi Kaltim,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan RTH Sangasanga dilakukan secara bertahap dari 2023 hingga 2025 dengan total anggaran Rp29,089 miliar, mencakup perencanaan, fisik, dan pengawasan.
– 2023 : tahap pertama meliputi pematangan lahan, pembangunan patung dan pedestal, total anggaran Rp10,383 miliar.
– 2024 : tahap kedua meliputi perkerasan jalan, vegetasi, jaringan MEP, total anggaran Rp10,387 miliar.
– 2025 : tahap ketiga berupa penyempurnaan kawasan, area parkir, toilet, pagar, penataan vegetasi, total anggaran Rp8,319 miliar.
Pada intinya, RTH ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang publik yang berkualitas, menguatkan identitas lokal, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.








Komentar