oleh

Celni Pita Sari Minta Pengawasan Distribusi dan Pasokan Bahan Pokok Diperketat

HABARNUSANTARA, SAMARINDA – Kenaikan harga cabai dan sejumlah kebutuhan pokok dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan masyarakat Kota Samarinda.

Bagi keluarga dengan pendapatan terbatas, lonjakan harga tersebut menjadi tantangan tersendiri karena berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga dan kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk itu, wakil ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari meminta Pemerintah kota (Pemkot) haru mengambil langkah cepat untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak semakin membebani masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Menurutnya, stabilitas harga sangat bergantung pada ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi barang.

“Kalau ini tidak segera diatasi, masyarakat kecil yang paling merasakan dampaknya. Pemerintah harus cepat menjaga keseimbangan harga. Selama pasokan aman dan distribusi tidak tersendat, harga bisa lebih terkendali,” Ungkap Celni sapaan karibnya. Selasa (26/5/2026).

Lebih lanjut, Celni menyebutkan kenaikan harga yang berlangsung dalam waktu lama berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi rumah tangga. Untuk itu, pemantauan harga di pasar tradisional maupun pusat distribusi segara dilakukan secara rutin agar pemerintah bisa segera mengambil langkah antisipatif ketika terjadi gejolak harga.

“Pergerakan harga harus terus diawasi. Jangan sampai masyarakat baru merasakan dampaknya ketika beban ekonomi sudah terlalu berat,” Jelasnya.
Selain faktor pasokan dan distribusi, politisi dari partai Nasdem itu menekankan pentingnya pengawasan terhadap potensi praktik penimbunan barang yang dapat memperparah kondisi pasar.
“Pengawasan harus diperketat agar tidak ada permainan yang merugikan masyarakat. Harapannya harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil sehingga daya beli warga tetap terjaga dan kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik,” Tutup Celni. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *