HABARNUSANTARA, SAMARINDA – Di tengah upaya meningkatkan kualitas pendidikan, sejumlah sekolah di Kota Samarinda masih menghadapi persoalan mendasar berupa kekurangan tenaga pengajar.
Kondisi tersebut membuat banyak satuan pendidikan bergantung pada keberadaan guru honorer untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan secara normal.
Menanggapi masalah tersebut, anggota komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, mengungkapkan peran guru honorer saat ini tidak lagi sekadar sebagai tenaga pendukung.
Di berbagai sekolah, mereka justru menjadi tulang punggung pelaksanaan kegiatan pendidikan karena jumlah guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) terus mengalami penurunan.
Berkurangnya jumlah guru ASN akibat pensiun maupun mutasi belum
sepenuhnya diimbangi dengan rekrutmen tenaga pendidik baru, sehingga sekolah harus mencari alternatif untuk mengisi kekosongan tersebut.
“Fakta di lapangan, kegiatan belajar di sekolah sangat bergantung pada guru honorer. Kebutuhan tenaga pengajar masih jauh lebih besar dibanding jumlah yang tersedia,” Ungkap Anhar. Selasa (26/5/2026).
Anhar juga menjelaskan keberadaan guru honorer menjadi solusi yang selama ini membantu sekolah menjaga keberlangsungan proses pembelajaran.
Menurutnya, tak sedikit guru honorer yang telah lama mengabdikan diri selama bertahun-tahun meskipun bekerja dengan keterbatasan kesejahteraan dan pendapatan yang diterima.
“Kalau tidak ada guru honorer, banyak sekolah akan kesulitan menjalankan aktivitas pendidikan secara normal. Mereka adalah bagian penting yang menjaga agar proses belajar mengajar tetap berjalan,” Jelas Anhar.
Politisi dari partai PDIP itu menambahkan kontribusi para guru honorer patut mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan kekurangan tenaga pengajar tidak bisa terus-menerus ditangani dengan solusi jangka pendek.
“Mereka yang selama ini menjaga keberlangsungan pendidikan harus mendapat perhatian. Ke depan, kebutuhan tenaga pengajar harus dipenuhi secara lebih terencana agar kualitas pendidikan di Samarinda tetap terjaga,” Tutup Anhar. (ADV)








Komentar