oleh

Jadi Penyebab Stunting, Sani bin Husein Minta Peran Orang Tua dan Masyarakat Berikan Edukasi Bahaya Pernikahan Dini

Habarnusantara.com, Samarinda – Permasalahan kasus pernikahan dini di kota Samarinda bisa memberikan dampak negatif kepada kesehatan anak dan ibu.

Hal itu diungkapkan langsung oleh, wakil ketua komisi IV DPRD Samarinda, Sani bin Husein. Ia menilai bahwa pernikahan dini merupakan salah satu penyebab tingginya angka stunting.

Pasalnya, kehamilan pada ibu muda yang terlalu muda belum sepenuhnya siap mengandung dan melahirkan.
“Pernikahan dini tidak hanya merenggut kesehatan fisik anak, tapi juga menghancurkan potensi masa depan mereka,” Ungkap Sani sapaan karibnya. Jum’at (8/3/2024).

Untuk memutuskan rantai pernikahan dini, Sani menjelaskan bahwa orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan edukasi terhadap bahaya pernikahan dini.

“Ini adalah tanggung jawab bersama untuk melakukan upaya pencegahan dan edukasi guna memutus rantai pernikahan dini yang menyebabkan stunting,” Jelasnya.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera menambahkan asus stunting di Samarinda dimungkinkan lebih banyak dari jumlah yang tercatat oleh petugas dari institusi terkait. Maka, perlu pendataan dan upaya serius dalam mengatasi permasalahan tersebut.

“Situasi stunting di Samarinda bukan sekadar angka, tapi merupakan bom waktu yang mengancam masa depan generasi kita,” Pungkasnya. (adv/dprdsamarinda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *