oleh

Khairin Minta Pemkot Kembali Pertimbangkan Rekonstruksi Pasar Pagi pada 2024

Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda yang baru saja dilantik, Abdul Kahirin, telah mengeluarkan permintaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk merenungkan kembali rencana rekonstruksi Pasar Pagi yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tahun 2024.

Kahirin menyatakan, “Pemkot seharusnya mempertimbangkan ulang rencana mereka mengenai rekonstruksi total Pasar Pagi,” kata Khairin, Senin (23/10/2023).

Dia juga menunjukkan kesiapannya untuk berdiskusi dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, seperti yang telah diusulkan sebelumnya. Menurutnya, karena rencana revitalisasi ini menuai pro dan kontra, maka sebuah diskusi bersama adalah langkah yang bijak.

Kahirin juga menekankan perlunya melakukan kajian yang mendalam terkait rekonstruksi Pasar Pagi. Hal ini disebabkan karena banyak pedagang yang mengandalkan pendapatan mereka dari pasar tersebut.

“Ada sekitar 2.800 pedagang yang harus dipindahkan sementara waktu, sambil menunggu penyelesaian rekonstruksi yang diperkirakan akan selesai pada November 2024,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga diminta untuk memastikan bahwa pedagang akan memiliki tempat sementara yang aman, nyaman, dan mudah diakses. Kahirin mengatakan,

“Semua aspek ini harus dianalisis secara cermat. Apakah rencana rekonstruksi Pasar Pagi ini merupakan langkah yang tepat,” bebernya.

Selanjutnya, Kahirin mengkritik pernyataan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang menyebutkan bahwa bangunan Pasar Pagi berasal dari tahun 1960-an sebagai dasar rekonstruksi total. Menurut Kahirin, bangunan tersebut sebenarnya dibangun kembali pada tahun 1980-an, bukan 1960-an.

“Pasar Pagi telah melalui beberapa tahapan, terutama setelah kebakaran yang terjadi, yang akhirnya mengakibatkan bangunan Pasar Pagi dibangun kembali,” tegasnya.(adv/dprdsamarinda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *