Habarnusantara.com, SAMARINDA – Keterbatasan lahan pemakaman umum menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Kota Samarinda. Anggota DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mendorong pemerintah menyiapkan lahan baru agar kebutuhan pemakaman masyarakat dapat terpenuhi.
Samri menjelaskan, sejumlah lokasi pemakaman lama di berbagai kecamatan dilaporkan telah penuh. Kondisi tersebut membuat penyediaan lahan baru perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari perencanaan pelayanan publik jangka panjang.
“Pemerintah berkewajiban untuk menjadikan pemakaman umum,” ujar Samri saat membahas finalisasi Ranperda tentang pemakaman.
Menurutnya, ketersediaan pemakaman umum merupakan kebutuhan masyarakat yang tidak dapat diabaikan. Pemerintah perlu mengantisipasi kebutuhan tersebut sehingga warga tidak kesulitan mendapatkan tempat pemakaman ketika menghadapi anggota keluarga yang meninggal dunia.
Baca Juga: Ranperda Pemakaman Samarinda Masuk Tahap Harmonisasi, Penataan Lokasi Jadi Fokus
Samri menyebut penyediaan lahan dapat ditempuh melalui sejumlah skema. Pemerintah bisa memanfaatkan aset yang tersedia, melakukan pengadaan lahan, maupun menerima lahan dari masyarakat atau organisasi yang bersedia menyerahkannya untuk kepentingan pemakaman.
“Ketika masyarakat membutuhkan, pemerintah kota harus siap,” katanya.
Ia juga menilai, perencanaan lahan pemakaman perlu dilakukan dengan memperhatikan persebaran wilayah dan kebutuhan penduduk. Salah satu kemungkinan yang dapat dikaji ialah penyediaan setidaknya satu lokasi pemakaman di setiap kecamatan, dengan mempertimbangkan kelayakan lahan dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Dorongan tersebut menjadi bagian dari pembahasan Ranperda pemakaman yang tengah memasuki tahapan lanjutan. Melalui regulasi itu, Samri berharap pemerintah memiliki landasan yang lebih jelas untuk merencanakan penyediaan lahan, mengatur lokasi pemakaman, dan memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai ketentuan.













Komentar