oleh

Sebanyak 187 Desa di Kaltim Belum Ada Listrik, Gubernur Isran Noor Beber Penyebabnya

Samarinda – Masyarakat Kalimantan Timur belum sepenunhnya bisa menikmati listrik. Tercatat, hingga 2023, masih ada sekitar 187 desa di Kaltim yang belum teraliri listrik.

Penyebab utamanya adalah kendala geografis yang menyulitkan utilitas PLN maupun pembangkit listrik mandiri menjangkau wilayah tersebut. Desa-desa yang belum teraliri listrik tersebut kini menjadi fokus Pemprov Kaltim.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengungkapkan, jumlah desa dan kelurahan di Benua Etam mencapai 1.038. Dari jumlah tersebut, sebanyak 851 desa/kelurahan sudah tersambung listrik PLN maupun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal.

Sementara, masih ada 187 desa yang belum teraliri listrik. Isran mengatakan, untuk tahun ini, ditargetkan sebanyak 32 desa akan kembali tersambung dengan listrik PLN maupun menggunakan PLTS.

“Kalau kelurahan sudah semua tersambung listrik. Mulai yang dibangun PLN maupun Pemprov Kaltim. Tahun ini ada tambahan 32 desa lagi,” ujar Isran Noor dikutip dari laman Pemprov Kaltim, Jumat (15/9/2023).

Isran menegaskan, Pemprov Kaltim sangat komitmen memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, namun tentu tidak langsung sekaligus tetapi bertahap.

Dia pun meminta masyarakat desa yang belum teraliri listrik untuk bersabar karena sudah dalam proses perencanaan.

“Terima kasih PLN sudah membantu Pemprov Kaltim. Semoga, bisa dituntaskan sambungan desa yang belum teraliri listrik,” pesannya.

Kepala Dinas ESDM Kaltim Munawwar menjelaskan, ada 35 desa belum teraliri listrik dari PLN namun menggunakan PLTS komunal pada 2022 lalu. Untuk tahun ini, sebanyak tujuh desa akan dialiri listrik 24 jam sebagai wujud komitmen Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi.

“Plus rencana sambungan PLN yang masuk tahun ini kira-kira 25 desa sehingga totalnya 32 desa tahun ini yang akan teraliri listrik,” ujarnya.

Sesuai informasi PLN menargetkan tahun ini ada 50 desa tersambung. Munawwar pun mengaku optimistis target tersebut bisa tercapai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *