HABARNUSANTARA, SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Markaca, menilai bahwa keterlibatan Ketua RT menjadi faktor penting dalam meningkatkan akurasi pendataan masyarakat penerima bantuan sosial. Karena RT merupakan sosok yang paling memahami kondisi riil warganya dibandingkan petugas yang hanya melakukan pendataan secara singkat.
Ia menjelaskan bahwa berbagai persoalan dalam penyaluran bantuan sosial selama ini banyak dipicu oleh proses pendataan yang kurang mendalam. Akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang layak menerima bantuan justru terlewat, sementara warga yang sudah mampu masih tercatat sebagai penerima.
“Saya sarankan kepada petugas, tanya ke RT. Diajak RT-nya keliling mau menemani. Karena ini bersifat untuk kepentingan masyarakat. Jangan pendataan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Ia bahkan memberikan contoh terkait persoalan ini, bahwa terdapat banyak kondisi masyarakat yang tidak bisa dinilai hanya dari tampilan fisik rumah. Misalnya seorang janda yang tinggal di rumah peninggalan suaminya terlihat layak secara ekonomi, padahal tidak memiliki penghasilan sama sekali.
“Kadang rumahnya terlihat standar atau bagus, tapi ternyata dia janda, tidak bekerja, rumah itu peninggalan suaminya dan tidak punya penghasilan. Kalau hanya melihat rumahnya saja tentu bisa salah pendataan,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya kepala keluarga yang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Menurutnya, kondisi seperti itu harus menjadi perhatian petugas saat melakukan verifikasi lapangan agar bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Ia berharap pemerintah menjadikan pendataan sebagai proses yang dilakukan secara berkala dan melibatkan seluruh perangkat di tingkat bawah. Dengan begitu, data penerima bantuan akan semakin valid dan mampu mencerminkan kondisi masyarakat yang sebenarnya. (ADV)









Komentar