oleh

Profil Djoko Siswanto: 7 Fakta Penting Kepala SKK Migas Terbaru 2026

Habarnusantara.com, Jakarta – Profil Djoko Siswanto saat ini menjadi perhatian publik. Ia resmi menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas.

Djoko Siswanto dilantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada 7 November 2024, menggantikan Dwi Soetjipto, sebagaimana dipublish di situs resmi Kementerian ESDM.

Posisi tersebut menempatkan ia di salah satu simpul penting pengelolaan kegiatan usaha hulu migas nasional, termasuk koordinasi langsung dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Siapa Djoko Siswanto? Kepala SKK Migas Saat Ini

Djoko Siswanto bukan nama baru di sektor energi nasional. Lahir di Jakarta pada 23 Mei 1965, Djoko Siswanto memiliki latar belakang pendidikan Teknik Perminyakan yang sangat kuat.

Ia menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Perminyakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1990. Kemudian meraih gelar MBA in Oil and Gas Management dari The University of Dundee pada 2003 dan doktor Teknik Perminyakan dari ITB pada 2011.

Rekam jejak akademis inilah yang menjadi fondasi kuat karier Djoko Siswanto di dunia migas.

Karier Djoko Siswanto Dimulai dari Dunia Migas

Perjalanan kariernya melewati sejumlah posisi strategis di sektor migas.

Ia pernah menjabat di Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), termasuk sebagai Direktur Bahan Bakar Minyak (BBM). Setelah itu, Djoko Siswanto kembali ke Ditjen Migas dan dipercaya menjadi Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas serta Direktur Teknik dan Lingkungan Migas.

Pada 2018, dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN). Jabatan Sekjen DEN tersebut menjadi posisi terakhirnya sebelum ditunjuk menjadi Kepala SKK Migas pada November 2024.

Jejak Karier Strategis Djoko Siswanto di SKK Migas

Sebagai Kepala SKK Migas, Djoko berhadapan langsung dengan agenda peningkatan produksi, eksplorasi dan investasi hulu migas.

Saat pelantikannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan peningkatan lifting minyak dan gas bumi sebagai salah satu tugas utama Kepala SKK Migas. Informasi pelantikan resmi dapat dilihat di laman https://www.esdm.go.id.

Dalam perkembangannya pada 2026, Djoko juga aktif menyampaikan perkembangan produksi dan eksplorasi migas nasional.

Pada Juni 2026, sebagaimana diberitakan Antara, Djoko menyampaikan realisasi produksi minyak, kondensat dan NGL hingga 31 Mei 2026 mencapai 576,2 ribu barel setara minyak per hari, sementara target lifting minyak dalam APBN 2026 berada di angka 610 ribu barel per hari.

Peran Djoko Siswanto dalam Pengembangan WK Migas

Perannya juga terlihat dalam proses pengembangan wilayah kerja migas.

Diberitakan di situs Kementerian ESDM, pada Mei 2026, ia menandatangani Kontrak Bagi Hasil untuk delapan Wilayah Kerja hasil lelang tahap II dan III 2025 bersama para KKKS. Delapan WK tersebut merupakan wilayah kerja eksplorasi dengan masa kontrak 30 tahun.

Konteks ini menjadi relevan dengan perkembangan terbaru Lelang WK Migas Tahap I 2026, yang pada 17 September 2026 mengumumkan enam pemenang wilayah kerja. Salah satunya adalah WK Pesut Mahakam di Kalimantan Timur, yang dimenangkan PT Timur Hijau Investama.

Data terbaru mengenai lelang dan produksi bisa dipantau melalui situs resmi https://www.skkmigas.go.id.

Bukan Sekadar Urusan Produksi

Di bawah kepemimpinan Djoko Siswanto, agenda SKK Migas tidak hanya berkaitan dengan produksi minyak dan gas yang sudah berjalan, tetapi juga eksplorasi wilayah baru.

Pada 2026, SKK Migas juga mendorong penyelesaian joint study bersama Shell di lima blok migas yang kemudian direncanakan untuk dilelang.

Di sisi lain, Djoko Siswanto menyampaikan pengembangan proyek-proyek besar seperti North Hub Development Project di Selat Makassar sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi gas nasional. SKK Migas menargetkan produksi gas proyek tersebut mencapai 1.000 MMSCFD mulai kuartal IV 2028.

Dengan rekam jejak panjang di sektor migas, Djoko Siswanto kini berada di posisi yang berhubungan langsung dengan salah satu agenda utama pemerintah: mendorong eksplorasi, investasi dan peningkatan produksi migas nasional.

Profil Singkat Djoko Siswanto

Nama: Djoko Siswanto
Lahir: Jakarta, 23 Mei 1965
Jabatan: Kepala SKK Migas
Mulai menjabat: 7 November 2024

+ FAQ By Rank Math

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *