oleh

Makmur HAPK: Pendidikan Tidak Boleh Jadi Korban Penyesuaian Anggaran Daerah

HABARNUSANTARA, SAMARINDA – Di tengah dinamika anggaran dan penyesuaian fiskal yang terjadi di Kalimantan Timur, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK, kembali menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak boleh menjadi korban. Ia menilai pendidikan merupakan pondasi utama pembangunan SDM dan tidak bisa diperlakukan sebagai sektor kedua setelah yang lain.

Makmur menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas konstitusional dan pemerintah wajib memperlakukan anggaran sektor tersebut dengan penuh tanggung jawab, meski daerah sedang menghadapi tekanan fiskal.

“Pendidikan harus merupakan prioritas utama.  Tidak boleh main-main. Itu selalu diperhatikan dalam rangka pengesahan anggaran pendapatan belanja,” katanya.

Menurutnya, program pendidikan harus memiliki kesinambungan sehingga masyarakat tidak menaruh curiga terhadap kebijakan pemerintah. Program beasiswa jenjang S1 hingga profesi disebutnya harus tetap berjalan.

“Jangan sampai periode ini diputus begitu saja. Nanti ada timbul kecurigaan, ada apa ini? Kenapa ini tidak dilakukan?” tegasnya.

Makmur menilai pendidikan adalah sektor yang tidak bisa dikalahkan oleh program lain, karena merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan Kaltim.

“Pendidikan ini paling utama. Biar yang lain mengalah. Ini penting karena pemberdayaan manusia tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah memastikan bahwa penyesuaian anggaran tidak menyentuh pos pendidikan dan tetap memprioritaskan peningkatan layanan sekolah, beasiswa, hingga fasilitas penunjang pembelajaran, (Adv).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *