HABARNUSANTARA, SAMARINDA – Kesempatan Borneo FC membawa nama Samarinda ke panggung sepak bola Asia menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Tepian.
Namun di balik antusiasme tersebut, kesiapan fasilitas pendukung pertandingan, khususnya Stadion Segiri, masih menjadi perhatian serius bagi DPRD Kota Samarinda jelang bergulirnya kompetisi Asian Football Confederation (AFC).
Menanggapi hal tersebut, anggota komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim meminta pemerintah segera mempercepat proses pembenahan stadion agar memenuhi standar internasional yang ditetapkan AFC.Re
Langkah tersebut dinilainya penting guna memastikan seluruh pertandingan dapat berlangsung lancar sekaligus menjaga citra Kota Samarinda sebagai tuan rumah kompetisi bergengsi tingkat Asia.
“Dalam menghadapi kompetisi AFC yang akan dijalani Borneo FC, kami meminta Dispora dan PUPR segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas Stadion Segiri serta menindaklanjuti setiap kekurangan yang masih ditemukan,” Ungkap Rohim sapaan karibnya. Senin (25/5/2026).
Lebih lanjut, Rohim menilai standar pertandingan internasional memiliki persyaratan yang lebih ketat dibandingkan kompetisi domestik. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama DPRD adalah kualitas sistem pencahayaan stadion.
Fasilitas lampu penerangan dinilai sangat krusial mengingat pertandingan AFC berpotensi digelar pada malam hari dan membutuhkan standar pencahayaan tinggi untuk mendukung jalannya pertandingan maupun kebutuhan siaran langsung.
“Perhatian utama kami berada pada sistem pencahayaan stadion beserta fasilitas pendukung lainnya, sehingga seluruhnya benar-benar memenuhi ketentuan internasional yang ditetapkan AFC,” Jelas Rohim.
Selain sistem penerangan, Rohim juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap ruang ganti pemain, area media, akses keluar masuk penonton, hingga kondisi rumput lapangan.
Untuk itu, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut meminta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menyusun jadwal kerja yang terukur agar seluruh proses perbaikan dapat selesai tepat waktu tanpa mengganggu persiapan tim.
“Kami berharap saat kompetisi dimulai, Stadion Segiri telah siap sepenuhnya. Ini bukan hanya tentang pertandingan sepak bola, tetapi juga menyangkut kehormatan dan reputasi Kota Samarinda di mata dunia,” Tutup Rohim. (ADV)











Komentar